DMR UASBN DETECTOR 2.2
30 05 2008Updated: DMR UASBN DETECTOR 2.2 kini dapat mengecek keaslian gambar hasil scan, mengidentifikasi gambar yang pernah di-edit di luar program DMR UASBN.
Updated: DMR UASBN DETECTOR 2.0 kini dapat mengembalikan/melakukan restore DBF hasil scan yang corrupt akibat virus atau kerusakan media lainnya. Syarat: Gambar hasil scan dengan DMR UASBN tetap ada pada tempatnya dan tidak ikut rusak/hidden.
Tujuan Utama: Meyakinkan bahwa data benar, lengkap dan sesuai dengan isian peserta sebelum skoring dilakukan di propinsi sehingga tidak ada siswa yang dirugikan.
Tujuan Khusus:
1. Mencari hasil koreksi yang salah akibat kelalaian operator.
Pencarian mengandalkan perbedaan isian pada tanggal lahir di biodata dengan di LJK serta perbedaan nama peserta pada 3 LJK.
-> Cetaklah daftar yang harus diperbaiki, perbaikan dilakukan di DMR_UASBN.
2. Mencari siswa yang memiliki jawaban ganda dan kosong terlalu banyak akibat salah satu atau beberapa hal berikut:
- Tipe pensil yang digunakan peserta salah (terlalu halus)
- Hapusan peserta kurang bersih
- Setting scanner salah, misal colordropout
- Setting sensitivitas salah
- Isian peserta kurang jelas
-> Cetaklah daftar yang harus diperbaiki, perbaikan dilakukan di DMR_UASBN
3. Mencari LJK yang tidak ada, mungkin karena: -
- tidak ter-scan
- tertukar dengan mata ujian lain
- lupa di-SAVE DBF
- Operator salah saat melakukan koreksi
Bagi kabupaten/kota yang telah selesai melakukan scanning sebaiknya segera mengecek hasil pekerjaan di kota/kabupaten tersebut dengan DMR UASBN DETECTOR agar tidak lagi diminta melakukan perbaikan oleh propinsi.
Bagi propinsi yang telah menerima data dari kota/kabupaten, sebaiknya mengecek data tersebut dengan DMR UASBN DETECTOR sebelum melakukan skoring. Bila terlalu banyak perbaikan yang harus dilakukan, mungkin sebaiknya dikembalikan ke kabupaten.





