TANYA-JAWAB

Silakan ketikkan pertanyaan anda pada kolom komentar/comment.
Hanya pertanyaan-pertanyaan yg berhubungan dengan teknik pemrosesan LJK dg DMR-UASBN saja yg akan dijawab. Selain itu dianggap spam dan akan dihapus.

54 responses to “TANYA-JAWAB”

8 05 2008
hadi (10:29:03) :

1. saya sudah instal driver scanner fujitsu tp tidak muncul di daftar pilihan scanner?
2. saya berhasil melakukan scanning bin dan mat, tp gagal di ipa, kenapa?

8 05 2008
dmr (10:37:40) :

1. Scanner Fujitsu hanya muncul di daftar pilihan scanner bila telah terpasang dengan komputer dan dalam keadaan menyala.
2. Yakinkan bahwa template mata uji ipa ada di folder DATAPRG dan yakinkan pula bahwa pada mataujid.dbf untuk kd_uji C terisi IPA pada kolom nm_pendek.

12 05 2008
m_arfansyah (09:50:12) :

Pak, setelah DMR UASBN 1.3 di download dan diinstal ke komputer. Waktu di running nggak jalan. Kenapa begitu pak…? Apanya yang salah. Mohon solusinya. Terima kasih.

12 05 2008
dmr (11:16:16) :

untuk Pak Arfansyah, karena OS komputer yang bapak gunakan adalah windows vista, maka untuk menjalankan DMR UASBN 1.3 di lakukan dengan cara klik kanan kemudian pilh “Run as administrator” selanjutnya DMR akan berjalan sebagaimana mestinya

Panduan penggunaan DMR UASBN versi 1.3 dapat di-download di http://uasbn.digitalmarkreader.net/download/ atau http://uasbn.digitalmarkreader.net/file/uasbn_manual_chm.zip

Terima kasih.

13 05 2008
Moh Ali Amri (04:11:42) :

hasil scan yang akan saya olah terdapat kesalahan pada pengisian nama, tetapi isian nopesnya benar bagaimana cara memperbaiki nama sesuai dengan database yang ada

13 05 2008
dmr (04:28:46) :

Isian nama tidak perlu dibenarkan, yang penting sudah yakin bahwa nopes tsb adalah milik nama ybs. Nama peserta (saat hasil akhir) nantinya akan diambil dari database biodata.

Isian nama sebenarnya dapat dibenarkan dengan mengaktifkan Opsi -> tiga kotak sudut, kemudian menghitamkan/memutihkan LJK, tetapi akan memakan waktu yang sangat lama. Menghitamkan dengan klik kiri, memutihkan dengan klik kanan.

13 05 2008
eko suratman, s.ip (07:13:43) :

1.kami menggunakan scanner kodak… ternyata kapasitas maks ljk yang disiapkan di scanner hanya mau maks 25 lbr. Dan setelah terputus.. angka konrol di layar monitor kembali ke 0 (nol) … bagaimana solusinya agar angka kontrol tetap melanjutkan …
2. kadang-kadang kami menemukan siswa dari sekolah yg di scan sebelumnya masih ikut menjadi siswa dari sekolah berikutnya…. padahal kode sekolah sudah diganti…
BAgaimana solusinya ?

13 05 2008
ARMEN (08:41:03) :

Kenapa file DBF yg terbentuk melalui DMR UASBN tidak bisa dibuka dengan Foxpro…(not table)

13 05 2008
dmr (08:45:08) :

Untuk Bpk Eko Suratman
1. Sebelum kertas habis, masukkan lagi. Misal di awal dimasukkan 20 lembar, ketika 15 lembar sudah di-scan, susulkan lagi 15 lembar, demikian seterusnya hingga habis 1 sekolah. Pesan tambahan, untuk Kodak, tiap penggunaan 3 jam sebaiknya scanner diistirahatkan setengah jam, karena lensanya sangat panas dan berpotensi menimbulkan ‘hang’.
2. Untuk yang terdeteksi “salah sekolah”, sebaiknya langsung dihapus. Caranya, klik kanan di daftar nopes (sebelah kiri), lalu pilih hapus.

13 05 2008
dmr (08:54:13) :

Untuk Bpk Armen, DBF yang terbentuk melalui DMR UASBN dapat dibuka dengan Visual Foxpro versi 9.0.

14 05 2008
agus farid (08:46:28) :

DMR dijalankan muncul Pesan :
Perhatian
D:\uasbn_05. jtm\DATAPRG\ SR05_02.DBF, Belum Ada.

mohon bantuan untuk mencari dimana posisinya file SR05_02.DBF

14 05 2008
dmr (09:43:19) :

Untuk Bpk Agus Farid dan rekan-rekan yang punya masalah serupa:

SRxx_yy adalah tabel subrayon dengan xx=kd_prop dan yy=kd_rayon.
Puspendik menekankan bahwa tabel subrayon harus ada, padahal dari BIOS, tabel subrayon belum ada, intinya silakan buat sendiri tabel subrayon tersebut.

Untuk itu, disediakan fasilitas INPUT DATA SUBRAYON di bawah menu Persiapan Scan (sesuai rayon yang telah terpilih).

Untuk mengedit baris yang sedang disorot, tekan tombol Edit, lalu (di bagian atas) masukkan nama subrayon (biasanya nama kecamatan) di bagian atas.

Untuk menambahkan baris baru, tekan tombol Tambah.

Untuk menyimpan perubahan/penambahan, tekan tombol OK Rekam.

Untuk membatalkan perubahan, tekan tombol Esc

Untuk menghapus baris yang sedang disorot, tekan tombol “-”.

14 05 2008
Slamet Nuryanto (09:52:19) :

tolong pak, pasword donlout DMR.14 saya sekarang memakai DMR.13 dari. Kab. Banyuasin Sumsel

14 05 2008
Dwi Ajar (11:20:35) :

Mas. bagai mana cara menghapus file hasil latihan-latihan selama ini. tanpa sengaja telah terikut,terscan foto atau benda lain, apa akibatnya ? mohon petunjuk !

14 05 2008
kosasih (12:20:41) :

dbf nya kok tidak bisa dibuka oleh fox, walau pake versi 9, kalo boleh ini dbf versi apa ?

14 05 2008
dmr (15:52:11) :

Untuk Pak Dwi Ajar, bila scanning yang sebenarnya belum dilakukan, silakan hapus folder A, folder B dan folder C di dalam folder [xx-yy] dengan xx=kd_prop dan yy=kd_rayon.

14 05 2008
b kuncoro (19:17:36) :

Tanya dan usul/saran
Mas, untuk Jogja sampai hari ke 2 uasbn, scaning LJK matematika masih lancar. (Scaning LJK saja tanpa verifikasi) . Kemudian verifikasi dilakukan di komputer lain dengan cara file hasil scaning di folder C:\UASBN_04.DIY\(kode-rayon)\A + ABSEN dicopy semua ke komputer lain yg utk verifikasi.

Permasalahan di komputer verifikasi yaitu terlalu banyak koreksi/peran operator utk mengkoreksi jawaban ganda, sehingga waktu verifikasi lebih lama daripada waktu untuk scaning. Lha usul mengenai hal tsb, bisa tidak software DMR dibuat agar OPSI - Kepekaan itu dibuat berlaku untuk masing2 LJK, maksudnya saat LJK masuk scan, DMR otomatis membuat sample tanda jawaban khusus utk LJK itu, trus hasil sample itu yg di pakai utk acuan jawaban khusus LJK itu, begitu seterusnya utk LJK lain yg masuk. ( memang programnya jadi ribet siiih, :-) )

trus pertanyaan lain; di OPSI Kepekaan/Sensitivitas itu ada pilihan Autosense, Fotokopi, tampilkan @, silang terputus, itu maksud dan perbedaanya apa ? mohon penjelasannya.

Trus saya juga sdh meminta bbrp penambahan fasilitas di DMR melalui pak GIRI, sdh sampai ke team DMR belum tentang hal itu?

Terimakasih

:-)

bambangkun

14 05 2008
Tim UASBN Kab. Bojonegoro Prop. Jatim (19:33:04) :

Apa Password untuk download DMR 1.4 ?
Klo ada menu untuk register, dimana posisinya ?
Terima Kasih

14 05 2008
Munif Zen (22:22:50) :

Bang Tolong dong passwordnya untuk Kabupatten Sorong Papua Barat

15 05 2008
Bonor Manullang (07:11:32) :

DMR_UASBN 1.4 tidak bisa kami jalankan menggunakan vista, sudah coba run as administrator. Setelah pilih propinsimuncul comentar file acces denied bagaimana mengatasinya.

15 05 2008
dmr (08:03:00) :

Bagi yang mengalami kesulitan di Vista (padahal sudah Run As Administrator), coba hindari copy program ke C:\ karena Vista akan mencegah DMR_UASBN_1_4 menyimpan hasil pilihan propinsi di C:\.

Anda bisa mencoba copy program ke c:\DMR_UASBN atau ke drive D:\ atau yang lain yang tidak diproteksi berlebihan oleh Vista.

15 05 2008
dmr (08:09:28) :

Pak Bambang ysh,

Selamat atas kelancaran yang Bapak dan rekan-rekan alami.

Sebenarnya, kualitas image yang dihasilkan saat scanning juga sangat mempengaruhi akurasi keterbacaan, salah satu indicator keberhasilannya adalah banyak tidaknya jawaban ganda.

Saran Bapak menjadi masukan buat kami, kami coba implementasi dan uji dahulu sebelum kami kirimkan ke Bapak. Titipan ke Pak Giri juga sudah kami terima.

Autosense:
- Jika dicentang, saat melakukan ekstrak untuk setiap lembar LJK, DMR akan mencari sensitivitas yang tepat secara otomatis.
- Jika tombol Autosense ditekan setelah dicentang, maka DMR akan mencari sensitivitas untuk nopes yang sedang disorot Hasil autosense belum tentu lebih baik daripada pengaturan manual. Hasil yang baik biasanya tampak bila scanningnya dicampur, antara LJK asli dengan LJK fotokopi.

Fotokopi:
- Opsi ini diaktifkan bila LJK yang discan adalah hasil fotokopi (LJK yang warna latarnya tidak bisa di-drop)

Tampilkan @:
- Sebenarnya ini adalah fasilitas “debugging”, atau untuk keperluan perbaikan template bila pencarian referensi tidak berhasil dengan baik, contohnya ada pada pilihan kedua pada artikel http://uasbn.digitalmarkreader.net/2008/05/bila-hasil-pembacaan-saat-scanning-sering-meleset-atau-terbalik/

Silang terputus:
- Ilustrasinya sbb:

Misal sebuah area akan dinilai kehitamannya oleh DMR.
Misal tanda silang tsb kita proyeksikan ke baris 1 dimensi.
Contoh 1: - — – —- ——- {1,2,2,4,7}

Bila silang terputus dicentang, nilai kehitamannya adalah 1+2+2+4+7=16 poin
Bila silang terputus tidak dicentang, nilai kehitamannya adalah 7 poin, diambil dari nilai kehitaman gumpalan terbesar pada sebuah area

Terima kasih, semoga penjelasan saya dapat dimengerti :)

Arif Rahmat
Cipta Citra Codena
Inventor dan Prinsipal Digital Mark Reader (DMR)
http://www.codena.co.id
022-2506417
08156219300

15 05 2008
b kuncoro (09:30:33) :

MINTOL (Minta Tolong)

Bp/Ibu/Mas/Mbak, setelah 2 hari melakukan scan & verifikasi dengan komputer yang terpisah kami mengalami kesulitan & kebingungan soal penanganan ABSEN.
kalo saya perhatikan 1 sekolah punya 1 file ABSEN yang berisi 3 Mapel, lha skrg masalah nya setelah scan & verifikasi 1 sekolah, misal sekolah A, file absen sekolah A-bhs indonesia dan file absen sekolah A-matematika terpisah, gimana cara gabungnya…? mohon dibantu ato kalo perlu dibuatkan software/tools khusus untuk menggabung file absen agar tidak saling timpa isinya…,

terimakasih

:-)

bambangkun

15 05 2008
dmr (16:22:44) :

Untuk Pak Bambang,

Kami segera mengembangkan tool kecil khusus untuk sinkronisasi tabel Absen, semoga bermanfaat bagi yang Bapak rekan-rekan lain hadapi.
Mohon ditunggu.

Terima kasih.

16 05 2008
Abdulis (09:30:17) :

Pak mana Panduan untuk Instal DMR Uasbn Versi 1.4 yang baru
mohon agar kami bisa menggunakannya, terima kasih

17 05 2008
rokaizal dinas pdd bintan (12:03:03) :

bagaimana jika sudah discan dengan menggunakan dmr 1.3. supaya dapat digunakan 1.4 apakah harus diulang kembali menscannya atau hanya mengubdate kembali

17 05 2008
dmr (15:48:27) :

Bagi yang terlanjur telah melakukan scanning dengan DMR UASBN 1.3 atau versi yang lebih rendah, diharuskan oleh Puspendik untuk melakukan ekstrak ulang (bukan scan ulang) menggunakan DMR UASBN 1.4.

Prosesnya akan lebih cepat, karena hasil koreksi NOPES saat verifikasi tetap tersimpan. Jangan lupa untuk mengulang SAVE DBF setelah melakukan ekstrak ulang.

Mengapa harus menggunakan DMR UASBN 1.4? Ini alasannya…
Pada saat verifikasi menggunakan DMR UASBN 1.3, setiap kali operator melakukan koreksi terhadap NOPES (baik karena salah maupun rangkap), nama peserta juga berubah mengikuti nama pada biodata. Hal tersebut dinilai oleh Puspendik menyalahi prinsip keotentikan pembacaan LJK.

Seharusnya, cukup NOPES saja yang diperbaiki saat koreksi terjadi. Untuk itulah DMR UASBN 1.4 hadir. ( Sumber: DMR UASBN 1.4 )

19 05 2008
Misdiono (12:25:23) :

Untuk mas galih
Mohon bantuan, tindakan teknis atas tak terbacanya jawaban peserta, dalam pelatihan dibimbing dan dapat membetikan kota hitam pada image jawaban peserta, tetapi setelah di exctract kok gak nyimpan, tks
Untuk saat ini saya lakukan penghapusan image dan menjelaskan kembali jawaaban peserta dan scan ulang,
mohon bantuannya
Misdiono
Dumai-Riau
HP.08127503690

19 05 2008
rizal (14:00:52) :

mohon untuk bantuannya :
yang saya mau tanyakan, apakah boleh nomor urut peserta dalam satu sekolah yang telah di scane itu tidak berurutan…?

19 05 2008
dmr (16:20:54) :

Keterurutan LJK saat scanning bukan keharusan, tetapi merupakan kebiasaan yang sangat dianjurkan. Keterurutan tersebut akan memudahkan kita mencari LJK dengan NOPES tertentu seandainya ada LJK yang tidak ter-scan karena terselip, atau misalnya untuk mengembalikan LJK yang dicurigai tercecer, terselip pada tumpukan mata pelajaran lain. Dengan menyelipkan yang tercecer sesuai urutannya, maka dapat diyakinkan bahwa NOPES tersebut tidak menjadi ganda di tumpukan yang baru.

19 05 2008
Nicko Kalase (17:29:02) :

Disetiap selesai scan satu sekolah dan hendak berpindah ke sekolah berikutnya sering muncul pesan eror diantaranya “Access violation at addres 05DAE3F2. write of addres 8010E9E8. Addresnya sering berganti. hal ini menyebabkan komputer heng sehingga memperlambat proses scan. Sering terjadi pula jika kertas tidak bisa jalan, tidak bisa lanjut sesuai perinta eror yang muncul tolong kase solusinya

20 05 2008
Nuri Fathurohman (07:19:52) :

1. gimana caranya men delete hasil scan, karena yg sebagian ljk yg terscan sekolah lain.
2. setelah di ektrak terdapat record yg kosong. Gimana solusinya.

20 05 2008
dmr (08:51:25) :

Untuk Pak Nicko serta yang mengalami kejadian serupa…

Kejadian seperti ini biasanya terjadi di Windows Vista. Penyebabnya adalah proteksi berlebihan Windows Vista terhadap setiap usaha DMR UASBN untuk menulis uasbn.txt dan lastwork.txt ke bagian paling luar drive C:\

Untuk menghindari pesan error tersebut, silakan dipilih:
- pindahkan DMR_UASBN_1_4 ke dalam c:\UASBN_xx.aaa sesuai kode propinsi Anda, atau
- pindahkan DMR_UASBN_1_4 ke drive D
Semua usaha di atas tidak perlu diikuti dengan scan ulang. Saat diminta setup root folder, Anda cukup menunjukkan drive C sebagai root folder (bila sebelumnya semua data disimpan di C). Saat diminta meng-copy file-file ke DATAPRG, abaikan saja. Menjalankan DMR_UASBN dengan cara klik kanan, Run As Admin juga akan sangat membantu.

Selamat bekerja.

20 05 2008
dmr (09:04:40) :

Dalam rangka menghapus hasil scan melalui DMR_UASBN_1_4, ada 2 pilihan, semuanya dilakukan pada halaman data scan + extract:
- Untuk menghapus 1 record saja, pilih record yang akan dihapus (di bagian kiri), klik kanan, pilih Hapus, saat dikonfirmasi, pilih Yes.
- Untuk menghapus lebih lebih dari 1 record:
a. Klik kanan, Hapus Semua -> Pilih yang Akan Dihapus,
b. Pilih yang akan dihapus, silakan pilih lebih dari 1 record, Anda juga dapat menggunakan bantuan tombol Ctrl dan/atau Shift
c. Klik kanan, Hapus Semua -> Hapus yang Telah Dipilih

Bila terdapat record kosong pada hasil extract, silakan dihapus mengikuti petunjuk di atas.

Bila ada gambar hasil scan yang terlanjur dihapus secara manual (misal melalui windows explorer), untuk memperbaiki hasil pembacaan, silakan mengikuti langkah berikut:
- melalui windows explorer, masuklah ke direktori tempat menyimpan hasil scan, misal c:\UASBN_05.JTM\05-33\B\B33235D\mat\, temukan folder unik, hapus semua isinya
- lakukan ekstrak ulang dengan menekan tombol EXTRACT

20 05 2008
disdiktsm (19:32:59) :

mas dmr mau tanya kenapa hasil pencetakan laporan pembacaan berbeda dengan data yang sebenarnya
contoh kasus`: pada se buah sekolah di rayon x dengan nomor sekolah xxx tampil di layar dengan nilai pembacaan 100 % (tidak ada yang belum scan )
tetapi pada saat di rekap pembacaan pada salah satu bidang studi sekolah tersebut belum pernah terscan sama sekali ( nilai bin terscan 0, bin blum 32)
padahal pada kenyataan nya sebaliknya mohon dibantu secepatnya terima kasih

20 05 2008
disdiktsm (19:35:42) :

utuk sambungan kasus diatas saya menambahkan bahwa hal ini tidak terjadi pada pencetakan data rekap absensi baik secara rayon atau per sekolah dan hanya terjadi pada rekap hasil pembacaan pada rayon saja terima kasih

20 05 2008
dmr (20:08:51) :

Berikut jawaban untuk disdiktsm:
Kemungkinan besar, yang terjadi untuk sekolah dan mata ujian tersebut adalah operatornya belum atau lupa menekan tombol SAVE DBF.

20 05 2008
sri_stg (20:41:06) :

tolong bantuannnya, komputer yang digunakan utk scan tidak sengaja tertular virus sehingga waktu ekstrak image, tampilan kotaknya hanya separuh dari yang normal jadi hasil scan tidak bisa terbaca, gimana solusinya…

21 05 2008
tahir (10:38:54) :

Untuk pak Nicko Kalase, Apakah scanner yang bapak gunakan adalah Kodak dengan Windows XP? Kalau iya, kami pernah menemui masalah yang sama dan solusinya adalah menginstall patch/update driver kodak yang disertakan di cd dmr_uasbn, yang bapak terima waktu pelatihan.
Setelah itu jangan lupa komputernya di restart.

21 05 2008
Rianto Allolinggi (13:54:30) :

mohon info file yang harus dikirim tim kabupaten ke provinsi

21 05 2008
dmr (14:49:35) :

Bagi tim kabupaten dan kota yang menggunakan DMR UASBN, silakan kirim seluruh folder propinsi ke propinsi. Misalnya, UASBN_01.DKI, UASBN_02.JBR, atau UASBN_05.JTM, dll.

File gambar sebaiknya juga dikirim, karena sejauh ini ditemui kasus di salah satu kota, ada mata ujian di beberapa sekolah yang luput dari perhatian operator untuk ditekan tombol SAVE DBF-nya. Agar tim propinsi dapat melakukan EXTRACT dan SAVE DBF sendiri, perlu diyakinkan bahwa file image-nya ikut diberikan ke propinsi.

23 05 2008
Ali Amri propKalbar (22:38:05) :

kami dari prop kalbar setelah menerima hasil scanning dari beberapa kabupaten mencoba membuka hasil scanning tersebut tetapi tidak bisa membaca hasil ekstraknya dengan pesan menyatakan :
d:\UASBN_13.KBR\13-03\A\A03001D\BIN\ Not Found
bila klik ok muncul
list index out of bounds (-1)
sehingga setiap nama yang di klik malah hilang dan muncul lagi pesan
list index out of bounds (-1)
tolong segera solusinya

24 05 2008
dmr (00:20:06) :

Rekan2 ysh,

Menanggapi pesan dari Propinsi Kalbar, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Ali Amri.

Pesan error tersebut sebenarnya pertama kali teridentifikasi oleh Bapak Sultoni di Propinsi Sumatera Barat sejak sepekan yang lalu dan telah kami persiapkan penyembuhnya: DMR UASBN 1.50.

DMR UASBN 1.50 tidak segera dirilis untuk mencegah beban psikologis dan kepanikan berlebihan rekan-rekan di kabupaten dan kota yang sudah 2 hingga 3 kali berganti versi.

Karena kini sudah dibutuhkan, DMR UASBN 1.50 dapat diperoleh di http://uasbn.digitalmarkreader.net/download-program/

Sekali lagi terima kasih, dan selamat menggunakan DMR UASBN 1.50.

24 05 2008
sultoni (18:39:42) :

Suskes buat Pak Ali Amri Prop Kalbar ..

25 05 2008
Ali Amri propKalbar (00:00:28) :

Terima Kasih untuk tim DMR, program telah saya coba dan saya pergunakan untuk mengabungkan 10 kabupaten/kota dari 14 kabupaten kota yang telah mengirimkan data hasil scanning mereka dan berhasil dengan baik tanpa ada kendala berarti.
Utk PAk Sultoni sukses juga untuk anda …

25 05 2008
Ali Amri propKalbar (00:11:24) :

Berikut kabupaten/kota dari prop kalbar yang telah mengirim hasil scanning :
1. Kab SAmbas 9335 siswa
2. Kab. Sanggau 7057 siswa
3. Kab. Sintang 6402 siswa
4. kab. Melawi 3034 siswa
5. kab. ketapang 7484 siswa
6. kab. bengkayang 4299 siswa
7. kota singkawang 3499 siswa
8. kab. sekadau 3534 siswa
9. kab. kayong utara 1669 siswa
10. kab. kubu raya 9296 siswa
sukses uasbn 2007/2008

26 05 2008
sultoni (19:28:17) :

Kalimantan Barat

Selamat ya Pak Ali Amri dan Tim,
kita di Sumbar segera menyusul prestasi anda.

27 05 2008
bpk agus (09:40:06) :

bagaimana menampilkan rekap absen siswa yang tidak hadir saja? karena kami mendapat kesulitan untuk mendata sekolah yang jumlah siswanya banyak. trims

29 05 2008
dedy (09:51:41) :

Arif,
saya dari UASBN Jakarta

Sekarang Tim UASBN Jakarta sedang melakukan penggabungan data seluruh rayon, ada beberapa permintaan yaitu minta report khusus yang isinya yaitu nomer peserta, nama siswa yang absen, manfaatnya yaitu untuk meyakinkan bawah data absen itu benar tidak ikut UASBN.

Trims Dedy
08159282889

30 05 2008
dmr (09:05:17) :

Silakan download DMR UASBN DETECTOR di sini

30 05 2008
Ali Amri propKalbar (14:48:47) :

Saya sudah mendownload program dmr uasbn detector dan menaruh di folder yang sesuai, tapi muncul pesan
table does not exist.
file:D:\…\UASBN_13.KBR\DTAPRG\sekal_01.dbf
sebelumnya untuk pemilihan rayon juga terjadi seperti itu
dalam hal ini file
rayon_al.dbf untuk ini saya rename dari rayon_13.dbf menjadi rayon_al.dbf
pertanyaannya bagaimana mengubah setting nama rayon tanpa harus rename seluruh file sek13_… .dbf menjadi sekal_… .dbf
trim’s

30 05 2008
dmr (15:53:53) :

Dari pesan Pak Ali Amri dapat ditebak bahwa penempatan file-nya salah. Folder kerja seharusnya di paling luar, misal D:\UASBN_13.KBR atau C:\UASBN_13.KBR

25 06 2008
aryati arifin (19:55:03) :

dimana dapat melihat hasil uasbn sejakarta? berapa banyak yang mendapat nilai 27-29,5?

4 07 2008
Nana Riau (21:27:27) :

dmr 1.3 udh lewat. trus pngen instal dmr 1.4. da ga’ cara ganti yang cepet? terima kasih.

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>




Free counter and web stats